Rabu, 12 Agustus 2015

5 Cara Memodifikasi Motor Agar Lebih Cepat dan Kencang Lari

Tips Memodifikasi motor agar lebih kencang . Anda seoramg laki yang suka dengan modifikasi motor yang lajunya cepat ? Disini kami akan berbagi pengalaman untuk memodifikasi motor anda agar tenaga makin kuat dan laju yang lebih kencang. Hal ini cocok bagi anda yang memiliki hobi balap .Tapi hati-hati lo jangan sempat jadi balap liar ntar malah ditilang sama pak polisi .
 
Selain ditilang balap liar juga  membahayakan keselamatan, anda juga terancam masuk penjara. Jika pun anda ingin ikutan balapan sebaiknya Ikutilah ajang balap resmi agar keselamatan anda lebih terjamin.
5 Cara Memodifikasi Motor Agar Lebih Cepat dan Kencang Lari

 O iya diata cuma sedikit kritik membangun . adapun  Cara Memodifikasi Motor Agar Lebih Cepat dan Kencang Larinya
1. Kurangi berat piston - Cara Modifikasi Motor Agar Lebih Cepat
Langkah Pertama anda harus mengurangi berat piston sebab Seringkali berat piston membuat mesin anda bekerja lebih ekstra. Dengan mengurangi berat piston, mesin motor akan bekerja lebih ringan dan laju motor semakin cepat.
2. Mengurangi volume ruang bakar- Cara Modifikasi Motor Agar Lebih Cepat
Langkah kedua kurangai volume , Jika motor anda memiliki kompresi yang tinggi, ini bisa berpengaruh pada kecepatan motor dan tenaga yang
dihasilkan. Untuk itu anda perlu meningkatkan kompresi ruang bakar. Hal ini bisa dilakukan dengan cara menggerinda silinder sehingga kompresi akan jauh lebih meningkat.
3. Memperluas lubang pembilasan - Cara Modifikasi Motor Agar Lebih Cepat
Langakah ketiga luaskan pembialasan sebab Campuran gas dan udara yang masuk ke ruang pembakaran cukup berpengaruh pada tenaga motor. Semakin banyak gas yang masuk maka semakin baik pula kepadatan gas sehingga kompresi jauh lebih meningkat. Anda bisa memperluas lubang pembilasan agar lebih banyak gas yang masuk. Namun perluasaan lubang pembilasan harus pada batas normal, artinya jangan memperluas lubang pembilasan terlalu lebar karena hal ini justru bisa membuat mesin rusak.
4. Menambah Tenaga Listrik -Cara Modifikasi Motor Agar Lebih Cepat
Langkah keempat tambahkan tenaga listrik pada motor anda sebaab biasanya tenaga listrik pada sepeda motor adalah 6 volt. Anda bisa mengubahnya menjadi 12 volt. Selain laju motor jadi lebih cepat, lampu-lampu motor juga akan menyala lebih terang sehingga aman jika berkendara di malam hari.
5. Ganti roda gigi -Cara Modifikasi Motor Agar Lebih Cepat
Langkah terakhir adalah ganti roda gigi , dengan mengganti roda gigi belakang dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan agar kecepatan motor menjadi seimbang.
Itulah cara modifikasi motor bisa dapat anda praktekan agar laju motor menjadi lebih kencang.Silahkan aplikasikan kepada motor anda langkah-langkah diatas .

Selasa, 04 Februari 2014

Tips n Triks : Melepas Kabel Accu

Hampir disemua buku manual perbaikan dan perawatan kendaraan mengharuskan kita mengikuti aturan melepas dan memasang kabel accu yang benar.
Aturan yang benar adalah........
Selalu mendahulukan melepas kabel negatif, dan memasang kabel negatif paling akhir.


Mengapa demikian?
Kabel negatif accu selalu dihubungkan ke chasis atau body dan juga komponen-komponen mesin, termasuk besi pengikat accu itu sendiri.

Apabila kabel negatif dilepas dari accu, maka chasis/body dan komponen mesin tersebut tidak lagi terhubung ke negatif accu.

Pada saat melepas kabel positif dengan menggunakan kunci ring/pas untuk membuka terminal jepitnya, kunci ring/pas tersebut tentunya akan bermuatan positif. Terkadang tanpa disengaja pada saat membuka baut terminal accu, kunci ring/pas tersebut menyentuh besi pengikat atau komponen mesin lainnya.



Apabila kabel negatif accu sudah dicabut sebelumnya, hal ini tidak bermasalah.
Namun apabila kabel negatif masih terpasang, maka akan terjadi percikan api yang bisa membahayakan.
INGAT..........


Sumber Artikel dan Gambar

Senin, 30 Desember 2013

Tips n Triks : Baut Patah, Pakai Screw Extractor Saja

Beberapa teknisi sering dipusingkan bila mendapat kasus baut patah, karena pekerjaan yang mungkin cukup sederhana bisa menjadi lama karena hal yang satu ini.
Ada beberapa cara untuk membuka baut yang patah, salah satunya menggunakan screw extractor.
Screw extractor adalah suatu alat bantu untuk mengeluarkan baut yang patah, terutama patah di dalam lubang.

gambar screw extractor dan wrench extractor
sumber gambar : googling


Berikut tips cara penggunaan screw extractor yang benar.
Cara penggunaan :
  1. Digunakan untuk mengeluarkan baut ulir kanan (mengencangkan kearah jarum jam) yang patah.
  2. Bor baut yang patah, sebaiknya lubang bor tepat di tengah diameter baut.
  3. Ukuran diameter bor maximum 0.5x ukuran diameter baut yg patah (contoh : diameter baut patah 10mm, max diameter bor 5mm)
  4. Pilih screw extractor yang sesuai dengan lubang bor tadi.
  5. Setelah itu masukkan pahat screw extractor ke lubang, dan pukul perlahan dengan palu, sehingga ulir screw extractor mencengkram lubang baut yang patah.
  6. Sebaiknya dibantu dengan semprotan cairan anti karat, agar karat pada ulir baut yang patah dapat sedikit lunak/terkikis.
  7. Pastikan cengkraman pahat screw extractor sudah terpasang dengan kuat, putar perlahan pahat screw extractor dengan tap handle, ke arah berlawanan jarum jam. 
  8. Lakukan tahapan diatas dengan penuh perasaan, terutama tahapan No.5 ketika memukul pahat screw extractor dengan palu, bila terlalu keras, diameter baut akan semakin membesar sehingga lebih sulit baut patah untuk keluar. 
sumber artikel

Tips n Triks : Kenali 7 Musuh Cat Mobil Anda

Cat mobil ibarat kulit pada tubuh manusia. Perlu dirawat dan dijaga. Selain merusak keindahan, cat yang tak terawat bisa mengundang karat datang. Nah, beberapa hal ini perlu menjadi perhatian para pemilik mobil.
  1. Getah pohon.Masalah: Menempel erat di permukaan cat, memicu pengelupasan cat.
    Cara mengatasi: Gunakan pelarut cat berdaya rendah untuk membersihkan getah yang menempel. Jangan terlalu keras menggosoknya. Bisa juga menggunakan bensin untuk melarutkan getah.
  2. Lap atau busa pembersih yang kotor.Masalah: Partikel kotoran yang kasar justru menggores lapisan cat.
    Cara mengatasi: Selalu pastikan lap dan busa yang kita pakai dalam keadaan bersih sebelum digunakan untuk mengelap mobil.
  3. Kotoran burung.Masalah: Biji-bijian yang tidak tercerna dengan baik dan ikut dalam kotoran burung bisa menggores cat. Selain itu, substansi asam yang terkandung dalam kotoran burung bisa merusak cat.
    Cara mengatasi: Semprot dulu kotoran burung dengan air sebelum diusap dengan lap. Jangan digosok, karena bisa menggores cat. Larutan asam yang bisa meninggalkan noda di permukaan cat harus dibersihkan dengan sabun pembersih khusus mobil.
  4. Serangga.Masalah: Substansi asam yang terkandung dalam cairan tubuh serangga bisa merusak lapisan cat.
    Cara mengatasi: Segera bersihkan serangga yang mati di kaca atau badan mobil sebelum asam meresap ke dalam cat. Bersihkan noda yang membandel dengan sabun pembersih khusus mobil.
  5. Tumpahan bahan bakar dan oli (termasuk minyak rem).Masalah: Bisa meresap ke dalam lapisan cat dan hampir mustahil dibersihkan.
    Cara mengatasi: Bersihkan sesegera mungkin dengan kain microfiber (kanebo).
  6. Sarung mobil.Masalah: Sarung yang tembus air justru membuat air terperangkap di bawahnya, mempercepat berkembangnya jamur.
    Cara mengatasi: Pilih sarung mobil yang kedap air. Gunakan sarung mobil berwarna mengkilap (seperti silver) sehingga panas matahari dipantulkan.
  7. Sabun.Masalah: Sabun dengan pH tinggi seperti deterjen justru akan membuat cat mobil kusam. Sabun colek ada yang mengandung butiran kasar, bisa menggores cat mobil.
    Cara mengatasi: Gunakan sampo atau sabun khusus untuk mencuci mobil.
Jika kita sudah mengupayakan cara tersebut namun kotoran masih membandel, segera bawa mobil ke salon mobil, sebelum semakin parah.

author : J.B. Satrio Nugroho
sumbernya gan... 

Tips n TriksMembuka Baut, Baut berkarat atau Keras

Sebetulnya tidak sulit membuka baut pada sebuah alat/mesin, hanya menggunakan alat yang sesuai saja, tetapi ketika kita menemukan sebuah baut yang sudah berkarat atau yang sangat keras atau yang diberikan cairan khusus pengeras maka masalah baru akan timbul.
Berikut beberapa tips untuk membuka baut atau baut keras/berkarat :
Tips untuk membuka baut :
  • Kepala baut berjenis PHILLIP (plus) atau SLOTTED (minus) gunakan ukuran obeng yang sesuai. Terutama untuk PHILLIP (plus) sehingga kepala obeng dapat  mencengkram dengan baik, ada 3 ukuran obeng Phillips yaitu Ph.1, Ph.2, Ph.3. Bila kepala baut berbentuk SLOTTED gunakan obeng minus dengan lebar dan ketebalan yang sesuai sehingga semua kepala obeng dapat masuk ke dalam lubang minus kepala baut.
  • Kepala baut berjenis MALE HEX BOLT (segi 6 diluar) baut ini sangat umum digunakan, gunakan kunci dengan ukuran yang sesuai, bisa menggunakan kunci pas, kunci ring, kunci ringpas, kunci inggris, atau lainnya, yang harus diperhatikan, ukuran kunci harus sesuai, sehingga dapat mencengkram kepala baut dengan sempurna.
  • Kepala baut berbentuk FEMALE HEX BOLT (lubang segi 6) kunci yang digunakan biasa disebut kunci L karena umumnya berbentuk L, walaupun seharusnya kunci ini bernama hexagonal key (kunci segi 6), karena ada berbentuk L, berbentuk T atau yang menggunakan socket, yang harus diperhatikan, ukuran kunci harus sesuai dan lubang baut harus bersih, sehingga kunci dapat masuk hingga optimal dan mencengkram kepala baut dengan sempurna.
  • Selain jenis baut diatas, masih banyak lagi jenis kepala baut yang lain, intinya gunakan kunci/alat yang sesuai, sehingga tidak merusak kepala baut dan mendapatkan torsi yang maximal.
  • Setelah ditentukan kunci yang sesuai jangan lupa pastikan baut yang dibuka berjenis CCW (counter clockwise/berlawanan arah jam) atau CW (clockwise/searah jam)
  • Sebelum membuka baut dapat dilakukan pemukulan ringan kepala baut, hal ini untuk memberikan shock/kejutan ringan agar karat/kotoran yang menempel di ulir atau kepala baut terurai.
Tips untuk membuka baut keras/berkarat :
  • Sebelum membuka baut dapat dilakukan pemukulan ringan kepala baut, hal ini untuk memberikan shock/kejutan ringan agar karat/kotoran yang menempel di ulir atau kepala baut terurai.
  • Gunakan semprotan cairan pembersih karat, diamkan beberapa saat agar cairan dapat bekerja meresap ke dalam ulir, dapat juga sambil dilakukan pemukulan ringan untuk memberikan shock/kejutan/getaran agar mempermudah cairan masuk ke celah karat/ulir.
  • Gunakan kunci/alat yang tepat sehingga tidak merusak kepala baut dan mendapatkan torsi yang maximum.
  • Membuka baut dapat juga dengan melakukan pemanasan bagian mur, hal ini dilakukan agar terjadi pemuaian, sehingga memperbesar lubang drat juga mengeringkan/menghancurkan karat yang menempel pada ulir.
  • Bila suatu baut diberikan cairan pengunci, hal ini biasa dilakukan untuk menjaga garansi suatu produk, untuk membukanya diperlukan cairan pembuka yang sesuai dengan cairan pengunci tadi, bila dibuka paksa tanpa cairan pembuka baut akan cenderung rusak/patah.
  • Gunakan alat khusus untuk membuka baut keras, bisa menggunakan impact screwdriver/obeng ketok juga impact wrench, alat-alat ini berfungsi membuka baut dengan torsi kejut.
Tips untuk membuka baut patah/rusak :
  • Kepala baut rusak, dapat digunakan kunci dengan fungsi mencengkram, seperti tang kombinasimultiwrench atau tang buaya
  • Kepala baut rusak atau patah, dapat dilakukan dengan membuat sedikit cekungan pada ujung baut yang tersisa dengan gergaji besi, sehingga berbentuk Slotted sehingga masih dapat dibuka dengan obeng minus, kombinasikan dengan cara/tips membuka baut diatas. 
  • Kepala baut patah sehingga rata atau sedikit masuk didalam lubang drat, dapat dicoba dibuka dengan alat screw extractor.
  • Bila cara-cara diatas masih belum berhasil, dapat dilakukan pengeboran, diameter bor harus sesuai dengan diameter lubang mur, sehingga hanya badan baut saja yang hancur, tanpa merusak ulir mur, proses ini memerlukan ketelitian yang cukup tinggi, karena harus dapat mengebor persis di tengah diameter baut yang patah. setelah itu bersihkan alur ulir mur dengan TAP dengan ukuran ulir yang sesuai.
  • Cara lain dengan memasang tread recoil, tetapi alat ini masih jarang ada di pasaran Indonesia dan harganya lumayan cukup tinggi, karena harus membeli tap drill yang sesuai dan tread recoilnya, fungsi dari alat ini adalah mengembalikan ukuran baut/ulir sesuai dengan ukuran semula.
  • Cara terakhir adalah dengan membuat drat baru yang lebih besar, dengan cara membuang baut patah dengan bor, lalu lubang ulir diproses tap lagi dengan ukuran yang lebih besar.  
Karena keterbatasan penulis, mungkin masih ada cara lain yang tidak tertulis diatas, semoga cara/tips diatas dapat membantu dalam membuka baut keras/rusak.

Senin, 25 November 2013

Tips n Trik : Baju Kena Cipratan Oli Mesin??



Terkena percikan oli kendaraan merupakan sesuatu hal yang tidak dapat dihindari saat kita bekerja di bengkel atau bahkan saat memperbaiki mesin kendaraan di garasi rumah, dimana oli tersebut dapat menodai baju ataupun bahan yang kita pakai dan di bawah ini kita akan membahas satu per satu tips membersihkan oli mesin di pakaian

1) Segera ambil handuk kertas atau tisu kasar dan jangan membersihkan noda tersebut dengan cara menggosoknya, karena hal tersebut hanya akan memperbesar noda di pakaian. Langkah terbaik yang harus kita lakukan ialah cukup menekan handuk kertas atau tisu pada lokasi noda dan jika masih ada, segera cuci dan bersihkan noda saat kita memiliki kesempatan untuk melakukannya

2) Gunakan pre treat spary atau stain stick dan semprotkan pada lokasi yang terkena noda oli, lalu gosok stain stick atau pre treat spray ke depan dan kebelakang agar noda mudah hilang

3) Rendam baju yang terkena noda selama beberapa jam dan gosok dengan menggunakan tangan serta detergent dan jika noda masih menempel, cobalah gosok dengan memakai sikat halus

4) Bilaslah baju di dalam ember ataupun bak cuci dan cuci seperti biasa. Jika noda masih ada, ulangi langkah yang sama

5) Jika noda bekas oli masih membandel, gunakan all color bleacher dan mulailah menyikat baju tersebut di dalam ember dengan formulasi dua cup bleacherdicampur dengan seember air. Setelah membilas baju tersebut dengan air dan bleacher, biarkan pakaian tersebut mengering untuk melihat apakah masih terdapat noda bekas oli dan jangan mengeringkan baju tersebut dengan mesin pengering sampai kita memastikan noda tersebut telah hilang

6) Jiks kelima langkah tersebut di atas gagal, cobalah menggunakan cara terampuh, yaitu dengan meneteskan dry cleaning solution pada noda dan tekanlah dengan menggunakan paper towel untuk menghilangkan noda bekas oli di pakaian tersebut.


sumber atikel disini
sumber gambar disini 

Minggu, 24 November 2013

Tips n Trik Berkendara Saat Hujan

Musim penghujan sudah datang lagi. Berarti siap berbasah-basahan lagi nih buat yang naik motor. Apalagi jalanan banyak yang tergenang air hujan, licin juga pastinya. Bisa bahaya buat pengendara. Bisa bisa terjadi kecelakaan! Ihh...jangan sampai deh..!!

Daripada bingung, mending simak nih tips n trik pengendara buat menghadapi musim hujan yang saya ambil dari beberapa sumber.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1B_AbEQfowc14__cxg7VwSqPW_fS3deLAFCcqzySeAgT4o52HP_fU_oT9IW_FTR6jQm1tdLp_0Pc6A9-WgUl-8D2FyNJ2cdE7ryfRKTRfQd67fUu6Xzo3JFXJolfyL3h0RgOjv4LWzhkw/s400/kereta.jpg
Ini saya ambil dari sumber

Berikut beberapa tips dari TMC Polda Metro Jaya untuk para pengendara, supaya berkendara lebih aman dan nyaman saat musim hujan.

Pertama, periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Lampu tersebut bermanfaat membantu pengendara melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan.

Kedua, periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali, kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.

Ketiga, periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik.

Keempat, pergunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan. Siapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana karena jas hujan seperti ini lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.

Kelima, kurangi kecepatan, mengemudikan kendaraan dalam kodisi kecepatan rendah akan membuat alur ban kendaraan anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkaram ban lebih baik.

Keenam, jangan sembarang menerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatakan kendaraan mogok atau terperosok kedalam lubang yang mungkin ada didalam genangan air tersebut.

Ketujuh, jika terjebak banjir dan kendaraan mogok karena air masuk ke saluran pembuangan gas kendaraan, jangan menghidupkan mesin kembali. Lebih baik didorong ketempat yang aman, karena dikhawatirkan sistem pengapian akan mengalami konsleting dan dapat membuat kendaran terbakar.


 Atau tips yang ini....



Persiapan
Beberapa persiapan khusus sebelum mengemudi perlu dilakukan dalam menghadapi cuaca yang kurang mendukung. Hal tersebut dapat diawali dari pemeriksaan alas kaki, pastikan semua berada dalam kondisi kering, sebab dalam keadaan basah dapat menyebabkan pedal (gas, rem, kopling) menjadi licin dan berbahaya, seperti slip saat diinjak. Kemudian dilanjutkan dengan memastikan bahwa seluruh lampu (kecil, besar, sign) dan indikator berfungsi dengan baik.

Perhatikan Kondisi Ban
Periksa kondisi tekanan udara dalam ban secara rutin minimal seminggu sekali dan pastikan alur atau kembangan ban masih cukup tebal. Tekanan ban yang tepat dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir (slip) pada saat melintasi jalanan yang basah.

Perhatikan Kondisi Rem
Periksa dan pastikan bahwa sistem pengereman berfungsi dengan baik. Komponen yang satu ini sangat vital dan memiliki peranan penting dalam menghadapi segala kemungkinan saat jarak pandang terbatas akibat hujan deras.

Perhatikan Kondisi Wiper
Sebagai sarana yang mendukung penglihatan, pastikan bahwa komponen ini juga berfungsi dengan baik. Jika karet wiper rapuh atau rusak, sebaiknya ganti dengan yang baru sebelum turun hujan. Karena jika kemampuannya untuk membilas air hujan sudah menurun, dapat diapstikan pandangan pengemudi terhalang total saat hujan deras berlangsung. Saat pendangan menjadi terbatas dan Anda tidak dapat melihat bahu jalan atau kendaraan lain dengan jarak yang aman, maka saatnya bagi Anda untuk menepi dan menunggu hujan reda. Berhentilah pada tempat yang aman dan tepat. Bila harus berhenti di bahu jalan, berhentilah secepatnya dan tunggu hingga badai mereda. Hanya saat berhenti di tepi jalan, gunakanlah lampu hazard agar mobil Anda mudah terlihat kendaraan lain.

Nyalakan Lampu Utama
Saat hujan berlangsung dengan deras, jangan segan untuk menyalakan lampu utama (day time) atau lampu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitar kita. Namun jangan menggunakan lampu hazard! Lampu ini hanya akan mengganggu konsentrasi pengemudi lain, terutama saat berbelok. Arah mobil tidak dapat ditebak karena sein tidak berfungsi. Gunakan lampu Hazard hanya dalam kondisi darurat!

Perhatikan Kecepatan
Paculah kendaraan Anda dengan kecepatan yang stabil, sesuai kondisi jalan dengan jarak yang aman. Hindarilah kecepatan tinggi atau ngebut, karena saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran dan minyak yang membuat jalan menjadi licin dan membuat mobil Anda mudah tergelincir. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan mengemudi secara perlahan. Hal ini akan mempermudah ban anda menyesuaikan dengan perubahan cuaca, sehingga memiliki daya cengekeram lebih baik.

Jaga Jarak Aman
Saat hujan dan jalanan licin, mobil membutuhkan jarak pengereman yang leih panjang. Oleh karena itu jangan berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lain. Jarak aman umumnya adalah 3 detik dengan kendaraan didepan, namun saat hujan usahakan untuk menambah jarak menjadi 4 atau 5 detik guna memperpanjang jarak pengereman dan menambah kesempatan untuk menghindar saat darurat.

Hindari Rem Mendadak
Sangat dianjurkan untuk menginjak rem secara perlahan-lahan. Jika anda menginjak rem hingga batas maksimal, ada kemungkinan mobil akan selip. Oleh karena itu lakukanlah pengereman secara bertahap sebelum benar-benar berhenti.

Mengendalikan Mobil Saat Tergelincir
Tergelincir dapat terjadi pada semua pengemudi. Apabila anda mengalaminya, ingatlah untuk tidak menginjak rem sepenuhnya. Jangan menginjak rem berulang-ulang bila mobil Anda dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS), karena sistem pengereman jenis ini akan melakukan pengereman optimal scara otomatis. Fokuslah untuk mengendalikan mobil sebaik mungkin

yang barusan saya ambil dari sumber 


 sumber gambar dari otomotifnet.com